Faktaberitasumselnews.com-Muratara
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Surulangun,Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menggelar kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.Kegiatan berlangsung di lapangan SMPN Surulangun,Jumat (4/9/2026),dan diikuti keluarga besar sekolah serta para peserta didik dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus mengajak generasi muda memahami dan menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMPN Surulangun,Ahmad Dimyati, M.Pd.,dalam sambutannya menyampaikan bahwa Maulid Nabi tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan.Menurutnya,peringatan tersebut harus menjadi sarana bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlak dan perjuangan beliau.
“Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, Maulid Nabi memiliki makna penting sebagai momentum untuk meneladani akhlak, perjuangan, kepemimpinan, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW,” ujar Ahmad Dimyati.
Ia menjelaskan,Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang memiliki akhlak mulia dan menjadi teladan bagi umat Islam.Nilai-nilai seperti kejujuran,amanah,kesabaran,kepedulian, kasih sayang,serta menghargai sesama dinilai sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan peserta didik.
“Nilai-nilai tersebut harus kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Ahmad Dimyati berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter para siswa.
Ia menegaskan bahwa semangat keteladanan Rasulullah harus diwujudkan melalui perilaku nyata, seperti disiplin, santun, jujur, bertanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, serta peduli terhadap sesama.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kualitas akhlak dan perilaku,” tegasnya.
Menurutnya,pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter dan akhlak peserta didik.Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung dalam keteladanan Rasulullah dapat menjadi landasan dalam membentuk generasi yang berintegritas, bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sendiri menjadi bagian dari tradisi umat Islam dalam mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah dan mengambil hikmah dari perjalanan kehidupan beliau.
Kementerian Agama juga menjadikan peringatan Maulid Nabi 1448 H sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan dan keteladanan kepada Rasulullah SAW.
Di penghujung sambutannya,Kepala SMPN Surulangun mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
“Mari meneladani akhlak Rasulullah SAW untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik, penuh kepedulian dan kebermanfaatan,”tutup Ahmad Dimyati.
Redaksi : Faktaberitasumselnews.com












