HukumNewsPendidikan

Terima Bantuan Revitalisasi,Oknum Kepala Sekolah Tertutup Dan Alergi Terhadap Wartawan

26
×

Terima Bantuan Revitalisasi,Oknum Kepala Sekolah Tertutup Dan Alergi Terhadap Wartawan

Sebarkan artikel ini

FaktaberitaSumselNews.com-Muratara

Pengelolaan dana revitalisasi fasilitas pendidikan di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Desa Sungai Jauh, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menjadi sorotan masyarakat.

Informasi yang diterima awak media menyebutkan,sekolah tersebut mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah untuk perbaikan gedung dan sarana pendukung pendidikan. Namun, hingga kini muncul pertanyaan di tengah masyarakat terkait keterbukaan informasi mengenai besaran anggaran,jenis pekerjaan, material yang digunakan,serta progres pelaksanaan kegiatan.Sabtu,05/09/2026.

Saat wartawan berupaya melakukan konfirmasi ke pihak sekolah untuk memperoleh informasi yang berimbang, kepala sekolah yang bersangkutan disebut belum memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kegiatan tersebut.

Sikap tersebut kemudian memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai transparansi pengelolaan program revitalisasi.Namun demikian,dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan dari pihak berwenang untuk memastikan apakah pelaksanaan kegiatan telah sesuai dengan ketentuan dan peruntukan anggaran.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan berharap informasi mengenai anggaran dan pelaksanaan revitalisasi dapat disampaikan secara terbuka.

Kami ingin tahu berapa bantuan yang diterima dan digunakan untuk apa saja. Kalau memang semuanya sesuai, tentu masyarakat juga ingin mengetahuinya,” ujar warga tersebut.

Sementara itu,Kepala Desa Sungai Jauh, Taufik Sugianto,saat dikonfirmasi wartawan mengenai kegiatan revitalisasi di sekolah tersebut membenarkan bahwa dirinya mengetahui adanya pembangunan di lingkungan sekolah yang berada di wilayah Desa Sungai Jauh.

Namun,ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum pernah ada konfirmasi secara langsung dari pihak sekolah maupun pelaksana kegiatan kepada Pemerintah Desa Sungai Jauh.

Memang benar saya tahu ada bangunan di sekolah di wilayah Pemerintah Desa Sungai Jauh. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi secara langsung dengan pihak pemerintah maupun kepada saya pribadi,” ujar Taufik.

Menurutnya,kondisi tersebut membuat Pemerintah Desa tidak mengetahui secara detail mengenai pelaksanaan kegiatan, termasuk persoalan teknis maupun material yang digunakan dalam pekerjaan.

“Dengan demikian, jika ada permasalahan di sekolah tersebut,otomatis kami tidak mengetahui,baik secara fisik maupun material.Kalau ada serangan ataupun sejenisnya,kami tidak tahu-menahu,” jelasnya.

Taufik kembali menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada pemberitahuan ataupun konfirmasi resmi dari pihak terkait kepada Pemerintah Desa Sungai Jauh.
“Sekali lagi saya jelaskan,sampai saat ini tidak ada konfirmasi kepada kami Pemerintah Desa, baik secara tertulis maupun secara lisan,” tegasnya.

Menyikapi persoalan tersebut, masyarakat berharap pihak sekolah maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai program revitalisasi tersebut.Transparansi diperlukan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Masyarakat juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara maupun pihak pengawas terkait melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan kegiatan, mulai dari sumber dan besaran anggaran, volume pekerjaan,penggunaan material hingga hasil akhir pembangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala SDN Sungai Jauh belum memberikan keterangan resmi kepada media.Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak sekolah maupun instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

(Redaksi/FaktaberitaSumselNews.com