News

Ditengah Efisiensi Anggaran,Pemkab Muratara Tetap Perhatikan Tendik Yang Bertugas Di daerah Terpencil

12
×

Ditengah Efisiensi Anggaran,Pemkab Muratara Tetap Perhatikan Tendik Yang Bertugas Di daerah Terpencil

Sebarkan artikel ini

FaktaberitasumselNews.com-Muratara

Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik kembali dibuktikan. Di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah, Bupati Muratara tetap memberikan perhatian khusus kepada para guru yang mengabdikan diri di wilayah terpencil.Dikutip Dari Media Sosial Facebook Devi Suhartoni Pada,Kamis,(04/06/2026).

Bupati Muratara,H.Devi Suhartoni, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mengurus kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan (nakes),khususnya yang bertugas di daerah-daerah terpencil yang memiliki tantangan akses dan fasilitas.

Menurutnya,selama ini sebagian guru memang telah menerima tunjangan daerah terpencil dari pemerintah pusat.Namun, masih banyak guru yang belum memperoleh bantuan tersebut karena kondisi daerah yang belum tergambar secara utuh dalam data dan klasifikasi yang digunakan pemerintah pusat.

Contohnya di Kelurahan Muara Kulam, serta wilayah Sendawar dan Batu Tulis. Secara administrasi disebut kelurahan, tetapi kondisi di lapangan tidak sama dengan kelurahan di perkotaan yang fasilitasnya lengkap. Banyak guru di sana yang tetap menghadapi keterbatasan dan tantangan sebagai daerah terpencil,” ungkapnya.

Karena pemerintah daerah lebih memahami kondisi riil wilayahnya, Pemkab Muratara mengambil langkah untuk memberikan tambahan apresiasi kepada para guru yang belum mendapatkan tunjangan khusus dari pemerintah pusat.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka, pemerintah daerah mengalokasikan insentif bagi guru yang bertugas di daerah terpencil.

Dengan rincian:

241 Guru Sekolah Dasar (SD)117 Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP)      Masing-masing guru akan menerima insentif sebesar Rp250.000 per bulan,yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Bupati mengakui nominal tersebut memang tidak terlalu besar. Namun di tengah keterbatasan APBD Kabupaten Muratara, insentif tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap para tenaga pendidik yang telah bekerja dengan penuh ketulusan.

Nilainya mungkin tidak besar,tetapi ini adalah bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi bapak dan ibu guru yang mengajar di daerah terpencil. Pendidikan sangat penting bagi kemajuan daerah,dan para guru memiliki peran yang sangat besar dalam membangun masa depan Kabupaten Muratara,”tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah. Dengan dukungan para guru, generasi muda Muratara diharapkan tumbuh menjadi insan yang berpendidikan, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.

“Kita terus berbenah demi tujuan mulia, yakni menjadikan anak-anak Muratara hari ini sebagai generasi yang berpendidikan dan mampu membawa daerah ini semakin maju di masa mendatang,” pungkasnya.

Reporter : Japarudin                            Redaksi : FaktaberitasumselNews.com