FaktaberitasumselNews.com-Muratara
Beredarnya isu yang menyebutkan bahwa alat berat yang digunakan dalam kegiatan yang diduga Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Ulu Rawas,Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara),merupakan milik seorang Aparatur Sipil Negara (ASN),mendapat bantahan dari masyarakat setempat.
Salah seorang warga yang berdomisili di Desa Muara Kuis, Kecamatan Ulu Rawas, menyampaikan bahwa informasi yang mengaitkan kepemilikan alat tersebut dengan seorang ASN tidak benar.
Menurut keterangan warga tersebut,alat yang berada di lokasi bukan milik ASN, melainkan alat yang disewa secara patungan oleh seorang petani untuk menunjang kegiatan di lokasi yang disebut merupakan lahan keluarga mereka.
“Kalau ada yang mengatakan alat itu milik salah satu ASN, itu salah total dan tidak benar. Alat tersebut milik seorang petani yang bekerja sama secara patungan untuk menyewa alat tersebut, dengan tujuan mencari rezeki dan memenuhi kebutuhan ekonomi,” ungkap warga tersebut saat dikonfirmasi Pers FaktaberitasumselNews di lapangan, Rabu (8/10/2026).
Ia menjelaskan,keberadaan seorang anggota keluarga yang berstatus ASN tidak serta-merta membuat alat maupun lokasi kegiatan tersebut menjadi milik ASN.“Kebetulan suami dari keluarga atau ponakan kami berstatus ASN.Tetapi lokasi yang kami garap bukan tanah atau lokasi yang berstatus milik ASN. Jadi, kalau ada yang menyebut alat tersebut milik ASN, informasi itu tidak benar dan hoax,” tegasnya.
Warga tersebut juga meminta agar informasi yang beredar di tengah masyarakat tidak langsung dipercaya sebelum dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang berkaitan.
Menurutnya, pemberitaan maupun informasi mengenai aktivitas di lapangan sebaiknya disampaikan berdasarkan fakta dan hasil konfirmasi, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak tertentu.
Kendati demikian,terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah tersebut,aspek legalitas kegiatan, status alat, kepemilikan lahan, serta pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan tetap perlu dibuktikan melalui keterangan dan data dari pihak berwenang.
Hingga berita ini ditayangkan, informasi mengenai dugaan kepemilikan alat oleh ASN tersebut masih sebatas isu yang beredar dan telah dibantah oleh warga yang memberikan keterangan kepada media.
Redaksi : FaktaberitasumselNews.com












