Faktaberitasumselnews.com-Muratara
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Desa Sukomoro, Kecamatan Rawas Ulu,Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), berlangsung khidmat dan penuh antusias masyarakat.Senin,07/09/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Muratara H.Mahpus,Kepala Desa Sukomoro Fatchurahman,S.Pd.I,Lurah Pasar Surulangun Irsan Susanto,Am.Kep,Sekcam Rawas Ulu Trisna Alamsyah,S.IP, Kapolsek Rawas Ulu Iptu Harry Suharto,S.Pd.,M.M beserta anggota,serta Danramil 04/06-01 Rawas Ulu yang diwakili Serda Niki Sudoyo.
Turut hadir tokoh agama,tokoh masyarakat, anggota majelis taklim, masyarakat Desa Sukomoro dan warga dari beberapa desa tetangga.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukomoro Fatchurahman mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana mempererat silaturahmi, menjaga ketertiban dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama saat beraktivitas di kebun.
“Jangan membakar hutan atau ladang. Termasuk menggunakan rokok di kebun maupun tempat lain harus hati-hati. Kalau terjadi kebakaran,segera laporkan agar dapat ditangani bersama,” pesannya.
Fatchhurrahman juga menyampaikan bahwa pemerintah desa menyediakan sumur bor yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis untuk memenuhi kebutuhan air.
Sementara itu,tausyiah disampaikan Ustadz H.Ahmad Inayatullah,M.Pd.I.Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat memperingati Maulid Nabi bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai momentum mengenang perjuangan dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya,antusiasme masyarakat Muratara dalam memperingati Maulid selama bulan Rabiul Awal merupakan bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Ustadz Ahmad juga menyampaikan kisah Abu Lahab sebagai bahan renungan mengenai kecintaan dan sikap manusia terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Maulid bukan hanya untuk bergembira, tetapi menjadi momentum untuk mengenang Rasulullah dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Dengan tema meneladani akhlaknya nabi Muhammad SAW,mari kita didik anak-anak kita melalui ukhuwah keagamaan yang mendalam serta menciptakan generasi puluhan tahun. Kedepan akan menghasilkan pemuda dan pemudi yang ber akhlaqul karima.lanjut ustadz.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan diharapkan semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah,silaturahmi serta kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan dan lingkungan.
(Japarudin/FaktaberitaSumselNews.com)












