NewsPemerintahan

Salurkan BLT-DD Kepada 10 KPM,Serahkan Bangunan Fisik Drainase 139 Meter,Ini Ungkapan Kepala Desa

28
×

Salurkan BLT-DD Kepada 10 KPM,Serahkan Bangunan Fisik Drainase 139 Meter,Ini Ungkapan Kepala Desa

Sebarkan artikel ini

FaktaberitasumselNews.com-Muratara

Pemerintah Desa Sungai Baung,Kecamatan Rawas Ulu,Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara),menegaskan arah penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan mengutamakan kebutuhan yang dinilai paling mendesak bagi masyarakat.

Hal itu ditandai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sekaligus serah terima pembangunan fisik siring/drainase sepanjang 139 meter.

Kegiatan tersebut berlangsung Selasa (1/9/2026) dan dihadiri Kasi PMD Kecamatan Rawas Ulu,Munir,Pendamping Desa,BPD, serta jajaran perangkat Desa Sungai Baung.
Di hadapan peserta kegiatan,

Kepala Desa Abdul Hallik,S.IP.,secara terbuka menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran Dana Desa menjadi salah satu faktor yang membuat jumlah penerima BLT-DD tahun ini berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun ini,kami menyalurkan BLT-DD kepada 10 KPM. Jumlah ini memang menyusut dibandingkan tahun sebelumnya karena keterbatasan anggaran Dana Desa yang tersedia,” ujar Abdul Hallik.

Menurutnya,berkurangnya jumlah penerima bukan berarti pemerintah desa mengabaikan kebutuhan masyarakat.Penetapan KPM dilakukan melalui mekanisme musyawarah bersama BPD dengan mempertimbangkan kriteria penerima serta kondisi masyarakat.

“Kami menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Keputusan ini sudah disepakati bersama, jadi mohon dimaklumi,” tegasnya.

Bukan Semua Bisa Dibangun,Desa Harus Menentukan Prioritas
Di tengah kebutuhan pembangunan desa yang masih cukup banyak, Pemdes Sungai Baung memilih mengarahkan sebagian anggaran untuk pembangunan infrastruktur dasar berupa siring/drainase sepanjang 139 meter.

Abdul Hallik mengakui, pembangunan tersebut belum menjawab seluruh kebutuhan infrastruktur di desa.Namun, kondisi anggaran membuat pemerintah desa harus menentukan skala prioritas.
“Masih banyak yang ingin dibangun, namun karena keterbatasan anggaran, kami prioritaskan yang paling mendesak,” jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pemerintah desa harus melakukan pilihan dalam mengalokasikan Dana Desa, antara kebutuhan bantuan langsung masyarakat dan kebutuhan pembangunan infrastruktur.

Untuk BLT-DD sendiri,Abdul Hallik meminta para penerima menggunakan bantuan secara tepat sasaran, terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang benar-benar diperlukan.

“Gunakanlah uang ini semaksimal mungkin untuk keperluan keluarga. Itulah yang bisa kami usahakan dan anggarkan dari Dana Desa yang ada,”pesannya.

Sementara itu,Kasi PMD Kecamatan Rawas Ulu,Munir,mengapresiasi pelaksanaan penyaluran BLT-DD dan pembangunan drainase di Desa Sungai Baung.Munir menekankan pentingnya proses musyawarah dalam menentukan KPM sehingga bantuan yang disalurkan memiliki dasar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penentuan KPM dilakukan melalui musyawarah. Diharapkan dana tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sehari-hari yang bermanfaat,” ujar Munir.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan pembangunan drainase yang telah direalisasikan.
Menurutnya, pembangunan menggunakan Dana Desa tidak berhenti pada saat pekerjaan selesai dan diserahterimakan.

Masyarakat memiliki peran penting untuk menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Untuk drainase atau siring yang dibangun, diharapkan kita semua saling menjaga dan memelihara. Jangan sampai apa yang dibuat menjadi sia-sia,” tegasnya.

Munir berharap pembangunan yang direalisasikan Pemdes Sungai Baung benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan desa.
“Semoga apa yang dilakukan hari ini dapat membawa berkah dan kemajuan bagi Desa Sungai Baung,” pungkasnya.

Redaksi : FaktaberitasumselNews.com