News

Warga Resah, Pemdes Kuto Tanjung Bersama BKSDA Sumsel Cek Laporan Kemunculan Harimau

25
×

Warga Resah, Pemdes Kuto Tanjung Bersama BKSDA Sumsel Cek Laporan Kemunculan Harimau

Sebarkan artikel ini

Faktaberitasumselnews.com-Muratara

Pemerintah Desa (Pemdes) Kuto Tanjung Kecamatan Ulu Rawas,Kabupaten Musi Rawas Utara,Provinsi Sumatera Selatan,bersama warga,didampingi tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, turun langsung ke lapangan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan kemunculan harimau yang meresahkan.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan warga Desa Kuto Tanjung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), yang menyebutkan adanya beberapa ternak kerbau yang diduga menjadi mangsa satwa liar tersebut.

Kepala desa bersama tim BKSDA Sumsel memastikan kebenaran informasi di lokasi serta melakukan pemantauan terhadap jejak dan tanda-tanda keberadaan harimau di sekitar wilayah kebun dan pemukiman warga.

Tim BKSDA Sumsel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam beraktivitas, khususnya di area kebun. Warga diminta untuk tidak berangkat terlalu pagi serta menghindari aktivitas pada sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB hingga menjelang magrib. Hal ini dikarenakan waktu tersebut merupakan jam aktif harimau untuk berburu.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Desa Kuto Tanjung, Ahmad Syukri, menyampaikan bahwa pihaknya sangat serius menanggapi laporan warga dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.

Kami berharap masyarakat tetap tenang namun tetap waspada. Ikuti imbauan dari tim BKSDA dan pemerintah desa demi keselamatan bersama. Kami juga berharap ada tindak lanjut cepat dari pihak terkait agar permasalahan ini bisa segera ditangani,” ujarnya.

Ahmad Syukri juga berpesan kepada warga agar tidak beraktivitas sendirian di kebun serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan harimau.

“Kami minta masyarakat saling mengingatkan dan tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko. Keselamatan warga adalah yang utama,” tambahnya.

Pemerintah Desa Kuto Tanjung menyatakan akan terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat serta berkoordinasi dengan pihak BKSDA Sumsel guna memastikan keamanan warga.

Dikutip dari sumber Update Pemdes Kuto Tanjung: Alhadid Nurdin Kholik Adit.

Red Kaperwil Sumsel (**).