Faktaberitasumselnews.com-Muratara
Upaya pencarian terhadap bocah berusia 11 tahun yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Rawas terus dilakukan hingga hari kelima, Senin (20/4/2026).
Peristiwa yang terjadi sejak Kamis (16/4/2026) di wilayah Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara itu kini mendapat tambahan bantuan dari tiga kepala desa perwakilan Kecamatan Ulu Rawas.
Ketiga kepala desa tersebut berasal dari Desa Pulau Kidak, Muara Kuis, dan Napalicin. Mereka turut membawa tim penyelam handal guna membantu proses pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Rawas.
Selain itu, Kepala Desa Sungai Baung bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta anggota juga turut aktif mendampingi dan terlibat langsung dalam proses pencarian di lapangan.
Camat Rawas Ulu,Hazarika,SKM, bersama staf turut turun langsung ke lokasi dan didampingi Kapolsek Rawas Ulu beserta jajarannya untuk memantau sekaligus mendukung jalannya proses pencarian.
Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Camat Rawas Ulu membenarkan adanya bantuan dari para kepala desa tersebut.
“Benar, ada bantuan dari beberapa kepala desa di Kecamatan Ulu Rawas yang turut membantu proses pencarian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pencarian tidak hanya difokuskan di wilayah Desa Sungai Baung, tetapi juga diperluas hingga ke daerah hilir sungai.
“Pencarian juga dilakukan hingga ke wilayah hilir, seperti Desa Sukomoro, Pasar Surulangun, Kelurahan Surulangun, Lesung Batu, Lesung Batu Muda, Remban, Karang Anyar, bahkan sampai ke Rupit. Di titik-titik tersebut juga ada petugas dan warga yang berjaga,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Abdul Hallik,S.IP. (Kepala Desa Sungai Baung),Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, ia membenarkan adanya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pencarian korban.
Salah satunya rekan kita sama-sama kepala desa dari kecamatan ulu rawas,yakni kepala desa Pulau Kidak, Muara Kuis, dan Napalicin. Mereka turut membawa tim penyelam handal guna membantu proses pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Rawas,dan juga pihak APH dalam hal ini,Kapolsek Rawas ulu, beserta jajaran,Babinsa beserta tim basarnas muratara,Lubuklinggau,dan Palembang ikut prihatin. Lanjut Abdul Hallik.
Hingga hari kelima, tim gabungan bersama relawan dan masyarakat masih terus berupaya maksimal menyisir aliran Sungai Rawas dengan harapan korban segera ditemukan.
Red Kaperwil Sumsel (**).













